puisi

Mengeja Rintik Hujan

tumblr_mawyhkl64s1qz4d4bo1_500

Oleh : Nur Ma’rifatul Jannah

Hujan sudah reda

Namun egomu,

tak kunjung mereda

Aku lelah…

Termangu dalam sepi

Aku benci…

Katamu, tunggulah hujan reda

Kulapangkan hati tuk menanti

Hingga hujan pun reda kini

Namun egomu?

Tak sebanding dengan derasnya hujan

Amarahmu?

Tak sebanding dengan gemuruh petir

Benar nyatanya…

Sederasnya hujan,

Segaduhnya petir

Ia masih bisa lekas mereda

Seketika gemuruh riuh menyepi

Gelapnya deras hujan mengabur

Namun egomu…

Ternyata melebihi hujan badai

2 tanggapan untuk “Mengeja Rintik Hujan”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s