puisi

Bercakap Dengan Tanya

 

tnyaSeakan lama tak kudapati goresan itu kini

Kucoba menatap ke arah cermin

Tak kutemukan adanya goresan simpul yang tersurat bahkan tersirat

Kosong…

Hanya kekosongan bagai ruang hampa

Di dalamnya bertebaran tanda tanya yang beterbangan tak berarah

Memenuhi lingkup kosong itu

Ingin kutangkap mereka satu persatu

Semua… semuanya…

Namun mereka tak sejinak yang kubayangkan

Tanyanya tak pernah puas dengan jawaban yang kuberikan sekedarnya

Yah… memang sekedar

Aku sendiri masih mengingkari jawaban itu

Sesekali aku marah, menangis, menjerit meneriaki mereka

Kenapa kekosonganku justru kau isi dengan tanyamu?

Tak cukup satu, tak hanya kau, tapi kalian

Enyahlah kumohon!

Keluarlah!

Cari jawaban itu sendiri dan sampaikan padaku

Jangan hanya menghantuiku

Kehadiranmu hanya akan memperburuk kekosonganku

Biarlah kekosongan ini terkosongkan dari adanya kalian

Enyah lantas ajaklah yang lain

Kata demi kata, tanda demi tanda, koma, seru, titik atau yang lainnya kemari mengisi kekosongan ini

Adanya mereka pasti akan membantuku dan membantumu melengkapi kisah ini

Menemukan jawaban darimu

Mengubah kekosonganku, menemanimu merangkai kata menjadi kisah untukku

Kau tak akan sendiri, kaupun tak akan kuusir pergi

Hanya saja ajaklah mereka

Kemari menemanimu, juga aku

Kita bersama merangkai narasi kehidupan ini

Cahaya_Ayya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s